Hukum Seks Anal dalam Islam

Hubungan seksual normalnya dilakukan lewat kelamin. Tapi, bagaimana jika hubungan seks dilakukan lewat anus/dubur? Seks lewat anus atau yang biasa disebut seks anal (anal sex) ada dampak negatifnya. Di samping dampang negatif, bagaimana Islam memandang hal ini? Apakah seks anal diperbolehkan dalam Islam?

Berikut ini penjelasan dari Ustadz Khalid Basalamah tentang hukum anal seks dalam Islam.

Adakah larangan melihat kemaluan lawan jenis jika sedang bergaul antara suami istri? Tidak ada. Tidak ada masalah. Tidak ada larangan sama sekali dan boleh. Bukan. Itu semua hal yang mubah. Yang dilarang saja yang anda jauhi.

Yang dilarang adalah seseorang meletakkan kemaluan di kemaluan istrinya pada saat lagi haid dan nifas, dan meletakkan kemaluan di dubur dalam keadaan apapun, itu tidak dibolehkan.

Dan kita tahu sumber penyakit aids, penyakit-penyakit kemaluan itu kebanyakan karena dubur. Makanya diharamkan. Kata Nabi SAW,
Allah melaknat, siapapun yang mendatangi dukun, dan siapapun yang menggauli istrinya di haid dan nifas, atau menggauli di duburnya.

Selain daripada ini dibolehkan, sampai pernah saya jelaskan dalam masalah hubungan biologis dalam islam boleh oral seks, tapi syaratnya tidak boleh iqroh. Iqroh itu tidak ada sesuatu yang memaksa dia sehingga dia membencinya. Maka itu semua dibolehkan, termasuk hal-hal yang dilarang kalau sendirian, kayak onani misalnya, itu dibolehkan kalau pasangan yang melakukannya. Itu hukum suami istri berbeda, terbuka semuanya.

Khalid

Begini cara tahan lama berhubungan

Baru 5 menit udah keluar? Coba pakai cara ini!

Ternyata ini rahasia tahan lama berjam-jam


Chat Whatsapp